Articles by "PAI"
Showing posts with label PAI. Show all posts

A. Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah berikut ini dengan dan jelas!

1. Jelaskan isi kandungan surat Luqmān.2. Apa saja nasihat Luqmān kepada putranya? Jelaskan.3. Mengapa kita dilarang menyekutukan Allah Swt.? Jelaskan.4. Ceritakan secara singkat tentang Luqmān.5. Mengapa Luqmān diberi gelar al-Hakim? Jelaskan.

Jawaban

1. pentingnya kita memahami bahwa perbuatan syirik atau mempersekutukan Allah SWT merupakan bentuk kezaliman dan dosa yang paling besar, hina, dan tidak terampuni.

2. angan mempersekutukan Allah (Luqman 31:13).Berbuat baik kepada dua orang ibu-bapanya (Luqman 31:14).Sadar akan pengawasan Allah (Luqman 31:16).Dirikan salat (Luqman 31:17).Perbuat kebajikan (Luqman 31:17).Jauhi kemungkaran (Luqman 31:17).Sabar menghadapi cobaan dan ujian (Luqman 31:17).Jangan sombong (Luqman 31:19). 3. Perbuatan menyekutukan Allah SWT dengan sesembahan lainnya disebut dengan SYIRIK. Adapun sebutan mereka yang melakukan perbuatan syirik ini adalah MUSYRIK. Syirik adalah dosa yang sangat besar. Pelakunya tidak akan pernah mencium bau syurga sekalipun kecuali ia sempat bertaubat dengan benar sebelum wafat. Mereka yang tidak bertaubat dan meminta ampun pada Allah SWT akan diganjar dengan neraka sesuai dengan yang disebutkan dalam surah Al-Maidah ayat 72. 4. Luqman sungguh mulianya ia sebab namanya diabadikan menjadi nama surah dalam Al-Qur'an ia adalah seorang ayah yang sangat memperhatikan anaknya ia pernah menasehati anak untuk tidak menyekutukan karna merupakan perbuatan yang sangat dzalim. 5. karena ia sosok yang BIJAKSANA. Gelar Al-Hakim sendiri artinya adalah AHLI HIKMAH. Hikmah ini diartikan sebagai kebijaksanaan. Luqman adalah sosok yang saleh, pandai bersyukur dan selalu ikhlas atas semua keputusan Allah SWT oleh sebab itu Allah SWT memberinya Ilmu Hikmah, yakni kebijaksanaan.

  
Tugas dan Sifat Rasul-rasul Allah

Para utusan Allah mempunyai tugas yang sangat berat, yaitu memimpin manusia agar hidup sejahtera dan bahagia di dunia dan di akhirat. Agar tugas itu sukses dan berhasil, mereka diberi sifat-sifat yang istimewa oleh Allah Swt. Sifat tersebut lebih dikenal dengan “sifat-sifat wajib bagi rasul” artinya sifat yang harus dimiliki seorang rasul.

Pertama, rasul itu bersifat siddiq artinya jujur dan benar. Seorang rasul selalu benar dalam perkataan dan perbuatan, mustahil dia berkata dusta atau bohong.

Kedua, rasul harus amānah artinya dan dapat dipercaya. Seorang rasul mustahil khianat. Dia wajib menyampaikan amanah Allah Swt. kepada kaumnya. Semua perkataan, perbuatan dan tindakan rasul harus benar, dan tidak boleh ingkar janji.

Ketiga, rasul bersifat tablig artinya menyampaikan. Seorang rasul harus menyampaikan pesan Allah Swt. kepada umat walaupun terasa sulit atau dianggap membahayakan. Rasul tidak boleh menyembunyikan sesuatu yang telah diberikan Allah Swt. kepadanya.

Keempat, rasul bersifat fatānah artinya cerdas, pandai dan bijaksana. Seorang rasul harus pandai dan cerdas akalnya, memiliki kekuatan berpikir yang tinggi, dan memiliki hati yang bersih atau akal budi yang tinggi. Dengan sifat ini, seorang rasul dapat menyelesaikan tugas kerasulannya dengan baik.


Tugas para rasul Allah

       ialah menyampaikan wahyu yang mereka terima dari Allah swt. kepada umatnya. Tugas ini sungguh sangat berat, tidak jarang mereka mendapatkan tantangan, penghinaan, bahkan siksaan dari umat manusia. Karena begitu berat tugas mereka, maka Allah swt. memberikan keistimewaan yang luar biasa yaitu berupa mukjizat. Mukjizat ialah suatu keadaan atau kejadian luar biasa yang dimiliki para nabi atau rasul atas izin Allah swt. untuk membuktikan kebenaran kenabian dan kerasulannya, dan sebagai senjata untuk menghadapi musuh-musuh yang menentang atau tidak mau menerima ajaran yang dibawakannya. 

Adapun tugas para nabi dan rasul adalah sebagai berikut: 

1. Mengajarkan aqidah tauhid, yaitu menanamkan keyakinan kepada umat manusia bahwa: 
a. Allah adalah Dzat Yang Maha Kuasa dan satu-satunya dzat yang harus disembah (tauhidubudiyah).
b. Allah adalah maha pencipta, pencipta alam semesta dan segala isinya serta mengurusi, mengawasi dan mengaturnya dengan sendirinya (tauhid rububiyah)
c. Allah adalah dzat yang pantas dijadikan Tuhan, sembahan manusia (tauhid uluhiyah)
d. Allah mempunyai sifat-sifat yang berbeda dengan makhluqNya (tauhid sifatiyah)

2. Mengajarkan kepada umat manusia bagaimana cara menyembah atau beribadah kepada Allah swt. Ibadah kepada Allah swt. sudah dicontohkan dengan pasti oleh para rasul, tidak boleh dibikin-bikin atau direkayasa. Ibadah dalam hal ini adalah ibadah mahdhah seperti salat, puasa dan sebagainya. Menambah-nambah, merekayasa atau menyimpang dari apa yang telah dicontohkan oleh rasul termasuk kategori “bid’ah,” dan bid’ah adalah kesesatan.

3. Menjelaskan hukum-hukum dan batasan-batasan bagi umatnya, mana hal-hal yang dilarang dan mana yang harus dikerjakan menurut perintah Allah swt.

4. Memberikan contoh kepada umatnya bagaimana cara menghiasi diri dengan sifat-sifat yang utama seperti berkata benar, dapat dipercaya, menepati janji, sopan kepada sesama, santun kepada yang lemah, dan sebagainya. 

Tugasku
Insya Allah aku bisa menjelaskan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.1. Apakah maksud, “Rasul uswatun hasanah”?
2. Apa yang diberikan Allah Swt. kepada Nabi
Dāūd a.s. sesudah diangkat menjadi rasul?
3. Apakah keistimewaan Nabi
Sulaimān a.s.?
4. Apakah keistimewaan Nabi
Ilyās a.s.?
5. Apakah keistimewaan Nabi
Ilyasā’ a.s.?
6. Mengapa disebut tahun gajah ketika Muhammad saw. lahir?
7. Bagaimanakah sikap Nabi Muhammad saw. terhadap orang-orang yang hendak
membunuhnya?
8. Jelaskan sikap terpuji Muhammad saw. pada masa anak-anak dan pemuda.
9. Uraikan sifat-sifat utama para rasul?
 


Jawaban


1. uswatun hasanah artinya suri tauladan (contoh) yang baik maksud dari Rosul uswatun hasanah adalah Rosul yang dapat menjadi suri tauladan yang baik bagi kita semua siapa sebenarnya Rosul uswatun hasanah itu? Rosul uswatun hasanah adalah Nabi Muhammad SAW sebagaimana firman Allah surat al-ahzab ayat 21

2. KITAB ZABUR dan sejumlah MUKJIZAT

3. dapat mengerti bhs hewan.dpat memerintah jin

4. - Oleh Al-Quran surah Shaad ayat 48 disebutkan sebagai orang-orang yang paling baik selain Ismail dan Dzulkifli.
- Oleh Al-Quran surah Al-An’am ayat 86 disebutkan sebagai orang yang Allah SWT tinggikan derajatnya bersama dengan Nabi Ismail, Yunus dan Luth.
- Sama seperti nabi lainnya, memiliki akhlak mulia, dianugerahi mukjizat yang salah satunya adalah hidupnya orang mati saat menyentuh tulang belulang Nabi Ilyasa di kuburannya atas izin Allah SWT.

5. Dapat menghidupkan orang yang telah mati atas ijin Allah SWT

6. Alasan utamanya ialah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW, terjadi peristiwa penyerbuan ka’bah oleh tentara bergajah yang dipimpin Raja Abrahah. Saat itu Ka’bah sendiri memang menjadi sasaran penghancuran tentara Raja Abrahah dari Yaman. Kejadian itu terjadi sekitar tahun 571 Masehi, yang juga bertepatan dengan tahun kelahiran Nabi Muhammad. Karena itulah tahun kelahiran Nabi Muhammad disebut dengan Tahun Gajah.

7. Nabi muhammad saw bersikap sabar dan tabah, justru malah mendoakan orang yang akan membunuhnya supaya diberi hidayah oleh ALLAH SWT

8. Membiasakan berperilaku terpuji. seperti jujur, selalu giat bekerja, sabar, suka memaafkan kesalahan orang lain, tidak sombong.

9. - Siddiq secara bahasa artinya adalah jujur. Rasul-rasul utusan Allah selalu berkata dan berbicara sesuai dengan fakta dan kebenaran. Dalil bahwa rasul-rasul utusan Allah memiliki sifat siddiq terdapat dalam surah Al harsy ayat 7  

- Amanah secara bahasa artinya dalah dapat dipercaya. Rasul-rasul utusan Allah selalu dapat dipercaya. Dalil bahwa rasul-rasul utusan Allah memiliki sifat amanah terdapat dalam surah Asy syu'ara ayat 143

- Tabliq secara bahasa artinya adalah menyampaikan. Rasul-rasul utusan Allah selalu menyampaikan semua wahyu yang Allah turunkan kepada orang lain. Dalil bahwa rasul-rasul utusan Allah memiliki sifat tabliq terdapat dalam surah Al ahzab ayat 39

- Fatanah secara bahasa artinya adalah cerdas atau pandai. Rasul-rasul utusan Allah memiliki kecerdasan yang sangat bagus sehingga mampu berdakwah dan menyampaikan wahyu yang Allah turunkan. Dalil bahwa rasul-rasul utusan Allah memiliki sifat fatanah terdapat dalam surah Al an'am ayat 83

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas. 
1. Sebutkan arti yang terdapat dalam Q.S. al-Baqarah/2: 183.
2. Orang yang berpuasa akan meraih takwa. Apa arti takwa? Jelaskan.
3. Sebutkan arti puasa menurut bahasa Arab.
4. Sebutkan arti puasa menurut ajaran Islam.
5. Apakah boleh orang hilang akal berpuasa? Jelaskan.
6. Apakah sah puasa orang yang sudah
mumayyiz? Jelaskan.
7. Apa arti
mumayyiz? Jelaskan.
8. Rukun puasa ada dua. Jelaskan keduanya.
9. Jelaskan sesuai pengetahuanmu dua manfaat orang yang berpuasa.
10. Apakah terdapat hubungan antara puasa dengan sabar? Jelaskan.
 


Jawaban


1. kutiba adalah wajib. wajib artinya jika mengerjakan mendapat pahala jika tidak mendapat dosa

2. Takwa itu adalah bahasa arab, bahasa indonesianya adalah takut. jadi, kita sebagai umat islam harus takut kepada Allah SWT. serta menjalankan perintah nya dan selalu menjauhi laranganya.

3. Puas a menurut bahasa berarti menahan. Sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari makan dan minum dan segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari. 

4. menahan diri dari makan,minum, hawa nafsu, dan segala yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

5. TIDAK DIWAJIBKAN untuk berpuasa karena syarat wajib puasa salah satunya adalah berakal sehat. Meski begitu, tidak ada aturan khusus yang MELARANG atau TIDAK MEMPERBOLEHKAN mereka untuk berpuasa. Hanya saja meskipun mereka berpuasa, maka puasa tersebut tidak bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

6. Puasa orang yg sudah mumayyiz hukumnya adalah Sah. Mummayiz adalah orang yang sudah dapat membedakan mana yg baik dan mana yg buruk disebut  . Usia anak mummayiz sekitar 7 tahun, anak yang sudah mummayiz boleh melakukan beberapa hal dalam syariat islam. 

7. Mumayyiz adalah anak yang sudah mencapai usia dimana seorang anak sudah mulai bisa membedakan mana hal yang baik atau bermanfaat baginya dan mana hal yang buruk atau membahanyakan dirinya.

8. - Niat pada malam hari, - menahan diri dari makan dan minum serta segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbitnya matahari hingga tenggelamnya matahari.

9. selalu diberikan kesabaran oleh allah swt, mendapatkan pahala, selalu berjalan di jalan kebaikan, di beri kepandaian

10. Hubungan antara puasa dengan sabar adalah puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran. Puasa adalah perintah Allah yang merupakan salah satu rukun islam. Sabar adalah salah satu sifat terpuji atau akhlakul mahmudah




Mari memperbanyak kebaikan di bulan Ramadhān. Karena Rasulullah saw. suka berbuat kebaikan. Berikut ini adalah contoh-contoh perbuatan baik yang selalu dilakukan beliau.

1Salat Tarāwih Berjamaah Di Malam Hari Setelah Salat Isya.

Sholat Tarawih adalah sholat yang dikerjakan pada bulan suci ramadhan. Hukum mengerjakan sholat tarawih adalah dianjurkan ( sunnah ). Setelah sholat tarawih biasanya dilanjutkan dengan sholat witir. Sholat witir merupakan sholat yang biasa dikerjakan setelah sholat terawih, pertengahan atau akhiran malam. Tanda sholat witir adalah bilangan rakaat sholatnya ganjil dan sering dikatakan sebagai sholat penutup. Bilangan atau jumlah rakaat pada sholat witir ada beragam, ada yang 1 rakaat, 2 rakaat dan 3 rakaat tetapi maksimal adalah 11 rakaat.
2. Tadārus al-Qur’ān
Tadārus al-Qur’ān artinya membaca al-Qur’ān secara tartil dengan tajwid dan makhraj yang benar atau dengan bacaan yang fasih. Selain membaca, ada lagi yang mempelajari isi kandungan al-Qur’ānTadārus dapat dilaksanakan sendiri-sendiri atau dengan cara bergantian, yaitu salah seorang
peserta membaca
al-Qur’ān sedangkan yang lainnya menyimak atau memperhatikan bacaan tersebut. Ketika dijumpai kesalahan membaca, maka peserta yang lainnya segera membenarkannya sesuai dengan bacaan semestinya. Tidak dibenarkan jika salah seorang membaca al-Qur’ān sedangkan yang lainnya asik bercerita di dekat orang yang membaca al-Qur’ān tersebut. 
3.    Memperbanyak Sedekah 

Kata Sedekah berasal dari akar kata “shodaqa” yang terdiri dari tiga huruf di dalam alquran, yaitu ShadDal dan Qaf, yang berarti bahwa sesuatu yang benar atau jujur. Yang kemudian di Indonesia dirubah menjadi sedekah. Pengertian sedekah ini diartikan sebagai mengeluarkan harta di jalan Allah, sebagai bukti kejujuran atau kebenaran iman seseorang. Jadi, Pengertian Sedekah adalah pemberian sesuatu yang baik (berguna) dari seseorang kepada orang lain secara ikhlas dan sukarela, yang mendapatkan pahala dari Allah SWT. 
Rasulullah SAW menyebutkan sedekah sebagai burhan (bukti), sebagaimana sabdanya Dari Abu Malik Al harits Bin Ashim Al as’ariy ra… ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Suci adalah sebagian dari iman, membaca alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah dapat memenuhi semua yang ada diantara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah itu merupakan bukti iman, sabar ialah pelita dan Alquran untuk berhujjah terhadap yang kamu sukai ataupun terhadap apa yang tidak kamu sukai. Semua orang pada waktu pagi menjual dirinya, kemudian ada yang membebaskan dirinya dan ada juga yang membinasakan dirinya(HR. Muslim).
 


Puasa, yang dalam bahasa Arab disebut shaum atau shiyam, berarti menahan diri (al-imsak). Yaitu menahan diri dari makan, minum, berhubungan sex dan hal-hal yang membatalkannya sepanjang hari dari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dengan disertai niat.

Puasa Ramadan adalah salah satu syariah Islam. Syariah atau syariat berarti jalan. Semakna dengan kata syariah yaitu sirat, sabil, minhaj, tariq, yang kesemuanya berarti jalan. Secara sederhana dapat dipahami bahwa yang namanya jalan adalah suatu yang dilalui untuk mencapai satu titik tujuan.

a. Syarat wajib puasa, artinya apabila syarat-syarat ini terdapat pada diri seseorang, maka orang tersebut wajib berpuasa, yaitu:
1) Berakal sehat. Orang gila/hilang akal tidak wajib berpuasa.
2) Balig atau dewasa. Anak-anak yang belum balig tidak wajib berpuasa.
3) Kuat berpuasa. Orang yang lemah fsik tidak wajib berpuasa. Misalnya lemah karena
     tua boleh tidak puasa tetapi menggantinya dengan fdyah. Demikian juga orang
     yang sedang sakit boleh tidak puasa tetapi wajib mengganti puasa dihari lain setelah
     sembuh.

Apakah fdyah itu? Fidyah adalah denda sebagai ganti bagi orang yang tidak mampu
melakukan puasa. Caranya adalah memberi makan setiap hari (sejumlah hari di mana
orang yang bersangkutan tidak berpuasa) kepada orang yang fakir atau miskin. Banyaknya satu mud. Satu mud adalah ukuran berat 626 gram. Fidyah bisa berupa beras atau makanan pokok yang mengenyangkan.

b. Syarat sah puasa, artinya apabila syarat ini terdapat pada seseorang maka puasanya sah,  yaitu sebagai berikut.
1) Islam, orang yang tidak beragama Islam tidak sah berpuasa.
2) Berakal, orang yang tidak berakal (gila) atau orang yang dalam keadaan mabuk tidak         sah   berpuasa.
3) Mumayyiz/Tamy³z, yaitu cerdas dan dapat membedakan antara yang baik dan buruk.
4) Suci dari haid bagi wanita. Orang yang haid tidak sah berpuasa. Adapun nifas adalah
     kondisi setelah seorang ibu melahirkan. Mereka juga tidak sah berpuasa.
5) Dalam waktu yang diperbolehkan berpuasa (bulan Rama«ān). Kita dilarang berpuasa
     pada dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan hari Tasyr³q, yaitu tanggal 11, 12,           dan 13 bulan Haji.

no image

SOAL PAI KELAS 5 PELAJARAN 3 AYO BERLATIH

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas.
Setelah membaca materi Pelajaran 3 di atas, jelaskan hal-hal di bawah ini.
1. Apakah arti “cita-cita” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia?
2. Apakah ciri-ciri anak sālih?
3. Apa manfaat menjadi anak sālih?
4. Mengapa harus hormat dan patuh kepada orang tua.
5. Mengapa harus hormat dan patuh kepada guru?
6. Bagaimanakah sikap kita terhadap pendirian dan keyakinan orang lain yang
berbeda dengan kita?
7. Bagaimanakah sikap kita dalam diskusi kelompok, apabila muncul berbagai
pendapat?
8. Bagaimanakah caramu agar sikap terpuji tersebut dapat dilaksanakan dalam
kehidupan sehari-hari?

Jawaban

1. Cita-cita menurut KBBI adalah keinginan (kehendak) yang selalu ada di dalam pikiran,berkeinginan sungguh-sungguh

2. - Memiliki iman dan aqidah yang sempurna
- Beramal soleh dengan mengamalkan perintah Allah S.W.T mulai dari makan, minum, solat, puasa dan hal yang di anjurkan.
- Menghormati orangtua, guru dan teman.
- Rajin beribadat pada Allah dan berdoa
- Memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam banyak hal termasuk beragama
- Senantiasa berdoa orang tua yang masih hidup atau telah meninggal.
- Memiliki akhlah dan moral yang baik sesuai dengan tuntunan islam
- Rajin belajar dan membaca serta tekun dalam pekerjaan, balajar
- Tidak memiliki rasa putus asa
-Berusaha dan bertawakan pada Allah S.W.T
-Ikhlas atas segala sesuatu.

3. - Do’a Anak Sholeh dikabulkan
- Ditambah Umurnya
- Diangkat Derajatnya disisi Allah
- Anak Sholeh Selalu Menjaga Nama Baik Keluarga
- Selalu Menasehati Keluarga
- Orang Tua Akan Mendapat Pujian
- Anak Sholeh Meringankan Beban Orang Tua

4.  Karena tanpa orang tua, manusia bukan apa-apa didunia ini. kasih sayang mereka mendidik manusia menjadi orang yang baik. kita harus berterima kasih kepada mereka dengan cara hormat dan patuh kepada mereka.

5. karena Guru merupakan orang tua kita di sekolah. Guru banyak berjasa bagi kita. Guru mengajari kita banyak hal. Kita mampu membaca, menulis, menghitung karena diajarkan oleh guru. Karena itu, sudah seharusnya kitaberperilaku hormat dan santun kepada guru

6- menghormati apa yang ia lakukan
- tidak melakukan pemaksaan 
- memberikan saran/tanggapan dengan bahasa yang tidak menyakitkan dan tetap tidak melakukan pemaksaan

7. sikap kita harus menghargai pendapat setiap anggota diskusi baik yang kita setujui maupun yang tidak kita setujui.

8. caranya dengan menghargai setiap perbedaan sehingga munculnya suatu persatuan yang membuat hidup kita tentram tanpa musuh.Semua orang akan menyukai kita.


no image

A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas!

Setelah membaca materi pelajaran 2 di atas, lakukan hal-hal berikut ini.

1. Jelaskan pengertian mengenal Allah Swt. melalui al-Asmā’u al-¦usnā.
2. Apa yang dimaksud dengan al-Mum³t? Jelaskan.
3. Apa yang dimaksud dengan al-Hayyu? Jelaskan.
4. Apa yang dimaksud dengan al-Qayyūm? Jelaskan.
5. Apa yang dimaksud dengan al-Ahad? Jelaskan.

Jawaban

  1.  Maksud mengenal Allah melalui Al Asma’ul Husna ialah meyakini ke 99 Sifat Allah SWT, dimana Allah SWT merupakan Maha diatas segala-galanya. Sebab, dengan mengenal Allah melalui Al Asma’ul Husnanya, terdapat berbagai manfaat yang bisa kita peroleh, diantaranya Menambah kecintaan hamba kepada Rabb-nya, dimudahkan segala permintaanya, lebih berhati-hati dalam bertindak, serta menambah pahala dan keimanan kita.

2. Al Mummit berarti yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, maksudnya bahwa Allah sangat berkuasa atas kehidupan dan kematian seluruh makhluknya yang ada di dunia maupun di langit.

 3. Al Hayyu berarti yang Maha Hidup, maksudnya bahwa Allah merupakan satu-satunya dzat yang dapat hidup dengan sempurna.

 4. Al Qayyum berarti Maha Mandiri, maksudnya bahwa Allah merupakan satu-satunya dzat yang dapat ada tanpa tergantung oleh keberadaan makhluk lainnya/hambanya.

5. Al Ahad berarti Maha Esa, maksudnya bahwa Allah merupakan satu-satunya dzat yang tunggal, yang tidak mempunyai anak/pendahulunya, yang tidak beranak dan diperanakan.


no image

Tugasku

Insya Allah aku bisa menceritakan isi kitab Allah Swt. yang membawa ajaran terpuji berikut ini:
1. Contoh ajaran terpuji kepada Allah Swt.
2. Contoh ajaran terpuji kepada sesama manusia.
3. Contoh ajaran terpuji kepada hewan, tanaman, dan alam sekitar.
4. Contoh ajaran terpuji kepada diri sendiri.

Jawaban

1. solat, mematuhi perintah-Nya, mengikuti ajran nabi muhammad saw, mematuhi   dan hormat kpd  orgtua, menyayangi yg lebih kecil, bekerja, melakukan amalan"  soleh, berpedoman dgn al-quran dan hadist, tidak mengikuti rayuan" syaitan, slalu berdoa dan bertawakal apabila telah berusaha

2. bersikap Adil,toleransi, tolong menolong, jujur, tidak diskriminasi, Sopan santun, Mejaga tali silatuhrahim, berbagi / dermawan, Hidup rukun, tidak membuka aib saudara / manusia.

3. -Kepada sesama manusia= saling tolong menolong dalam kebaikan, bersedekah, menjalin silaturahmi, dll
-kepada hewan= memberii makan, tidak menyiksanya, dll
kepada tanaman= menjaga dan merawatnya, memberi pupuk, menyiram dengan air, dll
-alam sekitar= menjaga dan merawatnya, tidak menebang hutan, melakukan reboisasi, tidak membuang sampah sembarangan
-kepada diri sendiri= belajar, membaca al-qur'an, beribadah, dll

4. sopan, suka menolong, baik,suka beribadah, selalu berzikir, mendekat kepada allah SWT, bersedekah, tidak sombong, suka menghargai, tidak berbohong

MAKNA SURAT AT-TIN

  Ayat Pertama

   Tin adalah buah yang enak dan lembut serta cepat dicerna. Ia menjadi obat yang banyak manfaatnya, memperhalus fsik, mengencerkan dahak, membersihkan ginjal, menghancurkan batu pada saluran air seni, menggemukkan badan dan dapat melonggarkan rongga hati dan limpa. Zaitun adalah buah yang memiliki keistimewaan karena kandungan minyaknya yang berlimpah sehingga dapat dipergunakan di daerah yang kurang memiliki minyak.

Ayat Kedua

     Gunung Sinai terletak di Semenanjung Sinai, lintasan antara Tanah Mesir ke Israil, Arab, dan Mesopotamia. Gunung setinggi 2,285 meter ini juga dikenal dengan nama Jabal Musa (Gunung Nabi Musa), karena di tempat ini, Nabi Musa menerima wahyu pertama dan diangkat menjadi
Rasul. Pada malam mi’rāj, Rasulullah saw. berhenti sebentar di tempat ini dan melaksanakan salat sebagai penghormatan beliau pada kesucian tempat tersebut.

Ayat Ketiga

    Kota yang aman adalah kota Mekah . Kota ini disebut dengan kota yang aman karena siapa pun yang memasukinya terjaga keamanan dan keselamatannya. Kota Mekah juga disebut sebagai Ummul Qurā’ dan Tanah yang Aman. Kota ini banyak menyimpan sejarah sejak zaman Nabi Ibrahim a.s. Gunung Sinai, tempat Nabi Musa a.s. pertama kali menerima wahyu
Ayat Keempat

     Allah Swt. menjadikan manusia dalam sebaik-baik bentuk. Proses kejadian manusia tidak sama dengan kejadian makhluk-makhluk lain. Manusia memiliki akal, jasmani, rohani, dan nafsu. Anggota tubuh manusia serasi dan seimbang sehingga tampak indah, cantik, dan memudahkan untuk melakukan kegiatan. Sedangkan hewan hanya memiliki jasmani dan nafsu saja. Manusia harus mampu menjaga keseimbangan yang dimilikinya agar supaya menjadi mulia. Apabila manusia mengutamakan nafsunya, maka ia turun derajatnya seperti hewan. Selain rohani, manusia dibekali dengan akal pikiran agar supaya dapat membedakan yang baik dan yang buruk.

Ayat Kelima

    Allah Swt. mengingatkan manusia, sekali pun mereka sempurna, tetapi dapat turun
derajatnya menjadi hina karena pengetahuan, sikap, dan perilakunya apabila telah keluar
dari aturan yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. melalui rasul-Nya.

Contoh Kelebihan Manusia dari Makhluk lain

Sikap dan Perilaku
Penjelasan
Bertutur kata
Bertutur kata lembut dan santun kepada orang tua,
guru, teman, tetangga.
Berpakaian
Menutupi aurat, dan memilih model dan warna yang se
rasi dan disenangi.
Makan dan minum
Mengonsumsi makanan dan minuman halal dan bergizi
sesuai dengan selera.
Bergaul sesama teman
Berkumpul dan bersilaturahim sesama teman dengan
baik dan tidak menyakiti.
Menggunakan anggota
tubuh
Menggunakan anggota tubuh sesuai fungsinya terha
dap hal-hal yang dibolehkan agama.

Ayat Keenam

     Orang-orang yang tidak pernah hina adalah mereka yang beriman dan melaksanakan amal Sālih. Orang yang demikian itu akan selamat dari kehinaan dunia dan akhirat.

Ayat Ketujuh

     Pada hari kiamat nanti ada hari pembalasan terhadap perbuatan manusia yang baik dan buruk. Manusia seharusnya tidak meragukan adanya hari pembalasan, karena Allah Swt. sudah menunjukkan bukti-buktinya. Allah Swt. memberikan akal kepada manusia untuk berpikir tentang ciptaan-Nya, dan hati untuk merasakan iman. Pertanyaan Allah Swt. itu untuk mengingatkan adanya hari kiamat agar manusia tidak lupa dan lalai
sehingga terjerumus dalam dosa dan kehinaan.

Ayat Kedelapan

     Allah Swt. adalah Yang Maha Mengetahui, sebagus-bagus pencipta dan pengatur segala urusan. Allah Swt. yang memberi keputusan atas segala persoalan. Tiada perbuatan walau sekecil atom pun yang dapat terlepas dari pengadilan-Nya. Pengadilan Allah Swt. adalah sebaik-baik pembuat keputusan. Allah Swt. Maha Pengasih kepada hamba-Nya. Ia senantiasa mengingatkan agar manusia tidak lupa diri. Jika ternyata manusia masih melakukan dosa, maka karena keadilan-Nya, manusia akan menanggung akibat dan pembalasan atas dosanya itu. Allah Swt. juga telah menyiapkan kenikmatan bagi orang yang menjalankan syari’atnya.